Jumat, 23 April 2010
Semelir Hati
Sabtu, 13 Maret 2010
PERGAULAN ANTARA MUDA-MUDI
QS. An-Nur : 30-31
“Tidaklah seorang Muslim sedang melihat keindahan wanita kemudian ia menundukkan pandangannya, kecuali Allah akan menggantinya dengan ibadah yang ia dapatkan kemanisannya.” (HR. Ahmad)
2. Menutup Aurat secara Sempurna
QS. Al-Ahzab : 59, QS.An- Nur : 31
“Hai Asma, sesungguhnya perempuan itu apabila telah sampai umur/dewasa, maka tidak patut menampakkan sesuatu dari dirinya melainkan ini dan ini. Rasulullah berkata sambil menunjukkan kepada muka dan telapak tangan hingga peregelangannya sendiri.” (HR. Abu Dawud dan Aisyah)
3. Bagi wanita diperintahkan untuk tidak berlembut-lembut suara dihadapan laki-laki bukan mahram. (QS. Al-Ahzab : 32)
4. Dilarang bagi wanita bepergian sendirian tanpa mahramnya sejauh perjalanan satu hari.
“ Dari Abu Hurairah RA, ia berkata : Rasulullah SAW bersabda : Tidak halal bagi seorang perempuan yang beriman kepada Allah dan hari akhir untuk bepergian yang memakan waktu sehari semalam kecuali bersama mahramnya.”
(HR. Bukhari Muslim dikutip Imam Nawawi dalam Tarjamah Riyadush Shalihin)
5. Dilarang “berkhalwat” (berdua-duaan antara pria dan wanita)
6. Laki-laki dilarang berhias menyerupai perempuan, juga sebaliknya.
“Dari Ibnu Abbas RA, ia berkata : “Rasulullah SAW mwlaknat kaum laki-laki yang suka menyerupai kaum wanita dan melaknat kaum wanita yang suka menyerupai kaum laki-laki.” (HR. Bukhari dikutip Imam Nawawi dalam Tarjamah Riyadush Shalihin)
KEMATIAN IBU HAMIL
BALASAN ORANG-ORANG YANG SABAR
• Allah menyertai orang-orang sabar
“Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.”. (QS. Al-Baqarah 2:153)
• Allah sayang kepada mereka yang sabar
“Dan Allah menyukai orang-orang yang sabar.” (QS. Ali Imran 3:146)
• Orang-orang Sabar memperoleh berkah yang sempurna, rahmat dan petunjuk
“Dan berikanlah berita gembira bagi orang-orang yang sabar.” (QS. Al-Baqarah 2:155)
“Mereka itulah yang mendapat keberkatan yang sempurna dan rahmat dari Robbnya dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk.” (QS. Al-Baqarah 2:157)
• Orang sabar memperoleh pahala lebih baik dari apa yang dikerjakan
“Dan sesungguhnya Kami akan memberi balasan kepada orang-orang yang sabar dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.”(QS. An-Nahl 16:96)
• Orang sabar pahalanya dicukupkan tanpa batas
“Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.” (QS. Az-Zumar 39:10)
• Orang sabar dijanjikan pertolongan Allah
“Ya, jika kamu bersabar dan bersiap-siaga dan mereka datang menyerang kamu dengan seketika itu juga, niscaya Allah menolong kamu dengan lima ribu Malaikat yang memakai tanda”. (QS, Ali Imran 3:125)
• Orang sabar memperoleh derajat kepemimpinan dalam dien
“Dan Kami jadikan di antara mereka itu pemimpin-pemimpin yang memberi petunjuk dengan perintah Kami ketika mereka sabar dan selalu meyakini ayat-ayat Kami.” (QS. As-Sajadah 32:24)
• Orang sabar dipuji Allah sebagai manusia utama
“Jika kamu bersabar dan bertaqwa, maka sesungguhnya yang demikian itu termasuk urusan yang patut diutamakan.” (QS. Ali Imran 3:186)
• Allah melindungi orang sabar dari tipu daya musuh
“Jika kamu bersabar dan bertaqwa, niscaya tipu daya mereka sedikitpun tidak mendatangkan kemudhoratan kepada kamu. Sesungguhnya Allah mengetahui segala apa yang mereka kerjakan.” (QS. Ali Imran 3:120)
• Orang sabar layak masuk surga
“Mereka itulah orang-orang yang dibalasi dengan martabat yang tinggi (dalam surga) karena kesabaran mereka dan mereka disambut dengan penghormatan dan ucapan selamat di dalamnya”. (QS. Al Furqaan 25:75)
• Orang sabar dapat mengambil pelajaran dari sejarah
‘Kami jadikan mereka buah mulut dan Kami hancurkan mereka sehancur-hancurnya. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi setiap orang sabar lagi bersyukur.” (QS. Saba’ 34:190)
5 WASIAT DARI ALLAH S.W.T. KEPADA RASULULLAH S.A.W
1) Janganlah engkau gantungkan hatimu kepada dunia kerana sesungguhnya Aku tidak menjadikan dunia ini untuk engkau.
2) Jadikan cintamu kepada-Ku sebab tempat kembalimu adalah kepada-Ku.
3) Bersungguh-sungguhlah engkau mencari syurga.
4) Putuskan harapan dari makhluk kerana sesungguhnya mereka itu sedikitpun tidak ada kuasa di tangan mereka.
5) Rajinlah mengerjakan sholat tahajjud kerana sesungguhnya pertolongan itu berserta qiamullail.
Sabtu, 27 Februari 2010
Diam...
Aku adalah aku. Aku hanyalah seorang anak manusia biasa yang dilahirkan 18 tahun yang lalu. Ibuku mempunyai dua orang anak, yaitu aku dan kakakku. Beliau bekerja sebagai tukang cuci di suatu perumahan elit. Sedangkan ayahku sudah tidak bekerja, struk yang di deritanya selama bertahun-tahun membuatnya tidak bisa melakukan apa-apa. Aku sangat menyayangi orang tuaku terutama ibuku, aku amat sangat mencintai ibuku melebihi diriku sendiri.
Dari sudut pandang tetangga sekitar, aku dan keluargaku merupakan keluarga sederhana yang tampak begitu bahagia. Tapi pada kenyataannya tidak. Walaupun aku mempunyai keluarga tapi hari-hariku hanyalah ditemani oleh kesepian. Sepi dan hampa yang selalu ku rasa. Tetapi aku hanya bisa diam. Aku merasa tak ada kasih sayang yang ku dapat dari orang tuaku. Semua aktifitas di dalam kehidupan ku, aku sendiri yang melakukannya.
Pada suatu hari, kakakku melakukan perbuatan yang membuat orang tuaku sedih. Hatiku hancur melihat air mata ibuku menetes akibat ulah kakakku sendiri. Tapi kakakku tetap saja melakukan perbuatan itu berulang-ulang. Selama ini aku merasa bahwa ibuku lebih menyayangi kakakku daripada aku. Aku iri pada kakakku. Padahal selama ini ibuku lah yang seharian penuh membanting tulang untuk menghidupi keluargaku tapi mengapa dibalas dengan rasa kekecewaan yang teramat dalam oleh kakakku.
Berbulan-bulan sudah terlewati, tapi kelakuan kakakku tetap saja begitu. Meskipun begitu, ibuku tetap menyayangi kakakku, bahkan rasa sayang itu bertambah besar. Hal itu membuatku semakin iri. Padahal aku yang selalu berdoa untuk orang tuaku. Aku yang selalu membantu mereka. Aku yang selalu berusaha untuk menjadi anak yang berbakti. Aku yang selalu menahan rasa sakit di hati akibat perkataan kasar yang dilontarkan oleh ibuku untukku. Aku yang selalu mengalah. Tapi mengapa ibuku tega memperlakukanku begitu.
Hatiku benar-benar sakit, tapi aku mau menceritakan semua ini pada siapa??? Aku tak mau ada orang yang tahu penderitaan bathin yang kurasakan. Aku juga tak mau ibuku tahu apa yang kurasa. Kini aku hanya bisa bersabar menghadapi semuanya. Mungkin diam satu-satunya cara untuk membuat keadaan menjadi lebih baik.